MINAHASA–Curah hujan yang terjadi dua hari mengakibatkan bencana lingsor dan banjir di Desa Tikela Kecamatan Tombulu, Jumat (21/3).
Terpantau, sebanyak 48 Kepala Keluarga terdampak banjir dengan total 208 Jiwa.
Dari keterangan BPBD Minahasa, luapan air dan banjir mulai terjadi sekira pukul 10.00 wita.
Hujan dengan intensitas sedang sampai kuat dan angin bertiup kencang sehingga tanggul yang ada di atas dekat pertamina di jalan ring road jebol mengakibatkan longsor dan banjir.
“Jadi air kemudian mengalir kebawa dan sungai meluap karena debit air meningkat sehingga terjadi banjir dan berdampak pada rumah di pemukiman penduduk,” terang Kepala BPBD Minahasa Lona Wattie saat meninjau langsung lokasi banjir, Sabtu (22/3).
Saat kejadian, Bupati Minahasa Robby Dondokambey turut meninjau kondisi di lokasi bencana dan langsung menginstruksikan penanganan dan bantuan dari jajaran Pemkab Minahasa.
“Jajaran langsung saya minta standbye dan bergerak ke titik bencana dan longsor. Kemudian bantuan sembako dan tenaga medis diarahkan ke lokasi bencana,” ucap Bupati Robby Dondokambey.
Pada, Sabtu kemarin, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang turun juga ke lokasi bencana di Desa Tikela. Dalam kunjungannya, Wabup Vanda menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa telah mengambil berbagai langkah cepat untuk menangani dampak bencana.
“Pemkab Minahasa telah menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak, dan mendirikan pos layanan kesehatan sebagai bentuk respons tanggap darurat,” ujar Wabup di sela-sela kunjungan.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi, serta memastikan bahwa pemerintah daerah terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk membantu warga yang membutuhkan.
Selain itu, Wabup mengimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa dimanapun berada agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Bantuan sejumlah kebutuhan dasar pun menjadi harapan dari warga setempat. Dimana kini mereka membutuhkan kehadiran dapur umum dan pos kesehatan yang melayani selama 24 jam di sekitaran lokasi terdampak bencana. “Kebutuhan warga terdampak bencana saat ini adalah dapur umum dan pos kesehatan yang melayani selama 1×24 jam,” kata Sekretaris Pemerintah Desa Tikela, Adrius Pontoh, Minggu (23/3).
Bantuan dan keluhan pun langsung ditindaklanjuti Pemkab Minahasa. Bupati Robby Dondokambey dan Ketua TP PKK Martina Dondokambey Lengkong hadir membawa bantuan makanan


Tinggalkan Balasan