JAKARTA-Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan pentingnya pemerataan akses listrik sebagai kunci penguatan ketahanan energi nasional.

Ia menjelaskan bahwa kekayaan sumber energi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk pulau-pulau terpencil, menjadi modal strategis untuk mempercepat pembangunan sistem kelistrikan.

Menurut Qodari, masih terdapat daerah penghasil energi yang belum sepenuhnya merasakan manfaat listrik secara optimal.

“Ini menjadi peluang besar yang harus segera ditangani lewat Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL),” ujarnya.Lebih jauh, Qodari menyatakan peran sentral energi dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8%.

Ia menyoroti berbagai program strategis yang dikawal bersama Kementerian ESDM, mulai dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), instalasi PLTS di desa dan sekolah wilayah 3T seperti Maluku dan Papua, hingga percepatan proyek waste-to-energy.

Semua ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah mewujudkan energi berkeadilan sekaligus memacu kemajuan ekonomi nasional.(*)

Editor: Yolister Karame