MEDAN— PT PLN (Persero) berhasil mengembalikan pasokan listrik sepenuhnya di wilayah Sumatera Utara yang terdampak banjir dan longsor sejak akhir November.
Kecamatan Sorkam di Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi titik terakhir yang dinyalakan kembali pada Minggu (7/12), menandai tuntasnya proses pemulihan kelistrikan pascabencana.
Gubernur Sumut, M. Bobby Afif Nasution, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas PLN yang bertugas di lapangan meski menghadapi kondisi medan yang berat dan risiko tinggi.
“Terima kasih atas kerja kerasnya sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas normal dan proses pembersihan rumah bisa segera dilakukan,” ujar Bobby.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, juga menyampaikan terima kasih atas upaya tanpa henti tim PLN, apalagi di wilayah yang masih terisolasi.
“Kehadiran PLN sangat berarti bagi kami. Kami pun telah menerima bantuan 20 genset untuk melistriki desa-desa terpencil,” kata Gus Irawan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi antara petugas PLN dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat.
“Sesuai arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, seluruh personel bekerja nonstop di medan berat demi menghadirkan terang dan harapan bagi rakyat,” papar Darmawan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir, menjelaskan proses pemulihan menitikberatkan pada keselamatan, kecepatan, dan ketepatan.
“Sebanyak 949 personel diterjunkan dengan protokol keamanan ketat. Banyak wilayah hanya bisa diakses melalui jalur ekstrem, seperti jalan kaki menuruni tebing dan medan berlumpur,” ungkapnya.
Mundhakir menyebutkan 103 penyulang yang sempat padam kini sudah beroperasi penuh, dan PLN berkomitmen terus menyalakan listrik secara bertahap di seluruh wilayah terisolasi.
“Pemulihan ini bukan sekadar teknis, tapi juga bukti kuatnya sinergi lintas pihak dalam mengatasi hambatan alam yang berat,” tutup Mundhakir.(*)
Editor: Yolister Karame


Tinggalkan Balasan