MANADO, Liputan15.com– Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan vokasi dengan berpartisipasi aktif dalam The 3rd Annual Conference of China–Indonesia TVET Industry–Education Alliance (CITIEA) yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada pada 27–28 April 2026.

Forum internasional ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara institusi pendidikan vokasi dan dunia industri. Melalui kolaborasi lintas negara, khususnya antara Indonesia dan China, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan yang siap bersaing di pasar global.

https://polimdo.ac.id/polimdo-teken-mou-dan-ambil-peran-strategis-dalam-konferensi-internasional-citiea-di-ugm-yogyakarta/

Dalam agenda tersebut, Polimdo turut ambil bagian dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama berbagai institusi pendidikan dan mitra industri yang tergabung dalam aliansi CITIEA. Direktur Polimdo, Maryke Alelo, hadir langsung untuk mewakili institusi dalam prosesi kerja sama tersebut.

Selain sebagai peserta, Polimdo juga berperan sebagai bagian dari unsur penyelenggara. Institusi ini menjadi salah satu dari 12 politeknik di Indonesia yang terlibat aktif dalam kepanitiaan, menandakan kontribusi nyata dalam mendukung suksesnya kegiatan berskala internasional tersebut.

Kontribusi Polimdo juga terlihat melalui peran Ivoleti Walukow yang dipercaya sebagai Koordinator Humas. Tanggung jawab ini mencakup pengelolaan komunikasi dan publikasi selama konferensi berlangsung.

Melalui keikutsertaan dalam CITIEA, Polimdo diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan daya saing lulusan di tingkat global.