TOMOHON — Politeknik Pariwisata Bali PSDKU Manado membuka kesempatan bagi putra-putri Kota Tomohon untuk menempuh pendidikan pariwisata berkualitas di kampus yang berlokasi di Kalasey, Sulawesi Utara.

Peluang ini merupakan implementasi dari kerja sama antara Pemerintah Kota Tomohon dengan Politeknik Pariwisata Bali dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata.
Langkah ini juga sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk dan Sendy Rumajar (CS-SR), untuk menjadikan Tomohon sebagai destinasi wisata kelas dunia. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan SDM kepariwisataan yang handal, profesional, dan kompeten.
Direktur Politeknik Pariwisata Bali, Ida Bagus Putu Puja mengatakan bahwa program studi yang dibuka di Kampus Kalasey adalah Sarjana Terapan (D4) Pengelolaan Konvensi dan Acara (PKA).
Program studi tersebut berfokus pada perencanaan, pengelolaan, dan pemasaran event, konvensi, serta seni pertunjukan. Program ini dinilai sangat cocok bagi mahasiswa asal Tomohon untuk mendukung pengembangan daerah sebagai destinasi wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon, Judhistira Siwu menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan hasil lobi dari Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk kepada pihak Poltekpar Bali.
Ia pun mengimbau para lulusan SMA maupun SMK Kepariwisataan di Tomohon agar dapat memanfaatkan kesempatan berharga tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi di bidang pariwisata.
Selain itu, Wakil Direktur I Politeknik Pariwisata Bali, I Gusti Agung Gede Witarsana menyampaikan sejumlah keunggulan yang ditawarkan kampus tersebut, di antaranya kurikulum internasional ASEAN, program beasiswa, hingga kesempatan magang di luar negeri.


Tinggalkan Balasan