SURABAYA— Kabupaten Minahasa Utara (Minut) semakin menarik minat investor asal Amerika Serikat untuk menanamkan modal di kawasan Indonesia Timur.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda saat menghadiri Resepsi Diplomatik peringatan 250 tahun Kemerdekaan Amerika Serikat di Garden Area Hotel Majapahit, Selasa malam (9/6/2026).

Hadir bersama istri dan Ketua Tim PKK Ny. Rizya Ganda Davega, Joune mengatakan keikutsertaan kepala daerah dalam forum diplomatik berskala internasional tersebut memberi sinyal positif bagi prospek investasi ke Minut.
“Kehadiran kami memenuhi undangan Konsulat Amerika di Surabaya. Ini konfirmasi bahwa iklim investasi dan stabilitas wilayah di Minahasa Utara dinilai sangat baik oleh mitra internasional,” ujarnya.
Resepsi bertema “Freedom 250” yang dipimpin Chargé d’Affaires a.i. AS untuk Indonesia Peter M. Haymond dan Konsul Jenderal AS di Surabaya Christopher Green, dihadiri terbatas oleh duta besar, kepala daerah, dan pelaku usaha.
Menurut Joune, acara semacam ini bukan sekadar seremoni, melainkan peluang strategis mempertemukan kepala daerah dan calon investor AS yang mengincar ekspansi ke wilayah timur Indonesia.
Bupati Ganda menegaskan keterlibatan Minut dalam agenda diplomasi ekonomi bersifat konsisten; selama tiga tahun berturut-turut ia menerima undangan VIP ini dari perwakilan AS. Ia menyebut capaian nilai Penanaman Modal Asing (PMA) Minut yang tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara sebagai bukti bahwa iklim investasi di daerahnya tumbuh positif dan menjanjikan.
Pemerintah AS melalui konsulat disebut terus melibatkan Minahasa Utara dalam berbagai momen diplomasi ekonomi, sehingga membuka ruang dialog langsung antara pemda dan pengusaha asing.
Joune mendorong agar peluang ini dimaksimalkan untuk mempercepat kerja sama konkret di sektor investasi, infrastruktur, dan ekonomi berkelanjutan yang dapat mendorong pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja di Minut.
Dengan penguatan relasi bilateral dan diplomasi ekonomi seperti ini, Minahasa Utara berharap dapat memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi strategis di kawasan timur Indonesia serta menarik lebih banyak proyek yang memberi manfaat bagi perekonomian lokal.(**/Jein).


Tinggalkan Balasan