MANADO-Ratusan pengunjuk rasa yang mengatasnamakan diri Mapalus Prabowo‑Gibran menggelar aksi damai di halaman Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (25/6/2026) pagi.

Massa datang untuk menyuarakan dukungan terhadap pelaksanaan delapan Program Hasil Terbaik Cepat (Asta Cita), dengan penekanan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen ekonomi kerakyatan.

Dalam orasinya, koordinator massa menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan konsumsi harian, melainkan kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Mereka menilai MBG dapat membantu menurunkan angka stunting, memperbaiki status gizi anak dan ibu, serta menggerakkan perekonomian lokal melalui keterlibatan usaha mikro dan pemasok bahan pangan di tingkat desa dan kelurahan.

Selain MBG, para pendemo mendorong penguatan Koperasi Merah Putih agar menjadi motor pemberdayaan ekonomi rakyat. Mereka mengatakan penguatan koperasi berupa akses pembiayaan, pelatihan manajemen, dan prioritas pengadaan produk lokal dapat meningkatkan daya saing UMKM serta menciptakan lapangan kerja di tingkat akar rumput.

Aksi berlangsung tertib dan mendapat respons dari DPRD. Perwakilan massa diterima secara langsung oleh anggota DPRD Sulut Louis Schramm dan Amir Liputo, didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen.

Dalam pertemuan singkat, wakil rakyat menyampaikan akan mencatat aspirasi dan menjadikan masukan sebagai bahan komunikasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait yang menangani program sosial dan ekonomi.

Belum ada keputusan resmi dari DPRD pada pertemuan tersebut; pihak legislatif berjanji menindaklanjuti dengan memfasilitasi dialog lebih lanjut antara perwakilan massa, dinas terkait, dan unsur pemerintahan agar usulan teknis pelaksanaan MBG dan penguatan koperasi dapat dibahas lebih rinci.

Aksi Mapalus Prabowo‑Gibran menambah daftar suara publik yang menyorot pentingnya program pangan bergizi dan pemberdayaan ekonomi lokal sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan masalah gizi serta pengangguran di Sulawesi Utara.