MANADO — Genap satu tahun sejak dilantik pada Juni 2025, kepemimpinan Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes, sebagai Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado banyak bawah perubahan dalam perbaikan pelayanan rumah sakit.

Sejak awal masa jabatan, Prof. Starry menetapkan fokus pada percepatan pelayanan, pendekatan manusiawi, adaptasi transformasi digital, dan penguatan layanan unggulan.

Pada 100 hari kerja pertama, manajemen menggelar rapat koordinasi untuk memperbaiki mutu pelayanan, membenahi sarana-prasarana, dan mempercepat tindak lanjut terhadap keluhan masyarakat.

Perhatian terhadap keluhan publik menjadi sorotan khusus. Ketika antrean obat di instalasi farmasi menerima kritikan, Prof. Starry turun langsung melakukan penelusuran layanan.

Evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap sistem antrean, prosedur operasional, ketersediaan petugas, dan fasilitas farmasi. Pada peninjauan internal Juni 2026, manajemen memastikan ketersediaan obat dan kelancaran distribusi agar pasien memperoleh layanan tepat waktu tanpa hambatan administratif.

Dalam bidang layanan spesialistik, RSUP Kandou mencatat terobosan penting: pelaksanaan Pulsed Field Ablation (PFA) perdana di Sulawesi Utara untuk penanganan gangguan irama jantung.

Prosedur PFA dilakukan terhadap empat pasien di Gedung CVBC RSUP Kandou pada 30 April–1 Mei 2026, hasil kolaborasi dengan Indonesian Heart Rhythm Society.

Selain itu, rumah sakit terus mempercepat pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu, yang didanai lewat skema IsDB Financing Assistance Number IDN 1054, sebagai bagian dari upaya memperluas layanan onkologi modern.

Prof. Starry juga mendorong penguatan kerja sama eksternal. Bantuan 15 kursi roda dari Yayasan Kita Bisa dan satu unit ambulans dari BRI Peduli menjadi bukti hubungan sinergis antara rumah sakit dan pihak swasta serta lembaga filantropi.

Pada Juni 2026, manajemen menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk membahas kebutuhan dokter spesialis di RSUD Amurang, langkah yang menunjukkan komitmen RSUP Kandou dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan daerah.

Isu ketenagakerjaan menjadi bagian penting agenda manajemen. Direksi, dipimpin Prof. Starry, melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait status tenaga R4/BLU sebagai bentuk tanggung jawab institusional terhadap tenaga yang menopang layanan rumah sakit.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Dewan Pengawas, Direksi, dan civitas hospitalia RSUP Kandou memberi penghargaan atas capaian awal sekaligus mengajak menjadikan pencapaian tersebut sebagai batu loncatan untuk inovasi lebih lanjut dan perluasan dampak pelayanan kesehatan di Sulawesi Utara.

Manajemen menyatakan akan melanjutkan evaluasi berkala dan memperkuat mekanisme pengawasan agar proyek-proyek strategis dan perbaikan layanan berjalan sesuai target.