MINAHASA-Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat sinergi antardaerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, di sektor komoditas beras.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S., M.AP, didampingi Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si, menghadiri pelaksanaan kerja sama antardaerah yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bupati Sidrap.

Kegiatan itu turut disaksikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, dan diterima langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., Ph.D, bersama Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, S.H., M.Si.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama bisnis (Business to Business/B to B) antara perwakilan pedagang beras dari Kabupaten Minahasa dengan pelaku usaha penggilingan beras dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kesepakatan ini diharapkan dapat memperkuat distribusi beras sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga di kedua daerah.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membangun jaringan perdagangan pangan yang lebih efektif, sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan bagi pelaku usaha dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, Ketua DPRD Sidrap, Dandim 1420 Sidrap, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, para asisten, kepala perangkat daerah, perwakilan komunitas petani, serta pelaku usaha dari Kabupaten Sidrap.
Sementara dari Kabupaten Minahasa, rombongan turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bagian Ekonomi, perwakilan petani hortikultura, serta para pedagang beras.
Kerja sama antardaerah ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kelancaran distribusi beras, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kemitraan yang berkelanjutan.(*)


Tinggalkan Balasan