LIPUTAN15.COM, BOLMUT – Di Desa Sangkub I, Kecamatan Sangkub, Bolaang Mongondow Utara terdapat aktifitas pertambangan batu yang beroperasi selama bertahun-tahun.

Liputan ini kami dapat setelah melihat langsung aktifitas di lokasi pada, Selasa, 25 Agustus 2026 kemarin.

Bersama empat rekan sesama profesi, kami tiba siang. Disana kami berempat disambut oleh para pekerja kasar.

Disebuah tenda kecil yang beralaskan terpal itu kami kemudian berdiskusi dengan mereka (pekerja).

Kami bercerita sambil melihat alat beroperasi jenis excavator dan truk-truk pengankut material bebatuan lalu-lalang.

Mulai dari pekerja yang hendak mengahancurkan bebatuan di atas truk, pekerja yang mengankut BBM jenis solar, dan berdiri sejatinya melakukan pengawasan.

Aktifitas itu diketahui rutin dilakukan oleh mereka yang menyambung hidup di lokasi tambang batu tersebut.

Demikian juga jalan yang menjadi akses pintu masuk penghubung tiga desa pedalaman, dibeberapa titik terdapat kedalaman lubangnya yang kian berbahaya bagi penguna kenderaan.

Sumber dilokasi menjelaskan kerusakan jalan disini diakibatkan jumlah kenderaan yang banyak dengan muatan melebihi batas kapasitas.

Sangadi sangkub I, Munawir Gonibala yang merupakan wilayah dari teritorial dari tambang batu tak menampik akan keberadaan aktifitas tambang batu di wilayahnya.

Ia menegaskan telah melakukan berbagai upcaya terkait lokasi tersebut agar berjalan sesuai aturan.

Pun demikian soal kerusakan jalan, menurutnya akibat jumlah kenderaan yang melebihi kapasitas.

“Rusak terus, beberapa kali diperbaiki sukarela oleh masyarakat, tapi begitulah kondisinya,” singkatnya.

Bersambung – (Nvg)