MANADO, Liputan15.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja di tingkat internasional.
Sejumlah mahasiswa Polimdo telah tiba di Tiongkok untuk mengikuti program magang internasional di sejumlah hotel. Setibanya di Negeri Tirai Bambu, para mahasiswa langsung disambut dan dijemput oleh perwakilan manajemen hotel tempat mereka akan menjalani program magang.
Program ini menjadi bagian dari upaya Polimdo memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang pariwisata dan perhotelan, agar memiliki pengalaman langsung di lingkungan industri hospitality internasional.
Berdasarkan data yang tercantum dalam laporan tersebut, mahasiswa ditempatkan di sejumlah perusahaan dan jaringan hotel, yakni Tung Ho Development Co., Ltd., Yanmu Hotel Co., Ltd., Yanlan Hotel Co., Ltd., Lakeshore Hotel Co., Ltd. Minsheng Branch, Lakeshore Hotel Tainan, Ltd., serta Lakeshore Hotel Co., Ltd. Minghu Branch.
Mahasiswa yang tercantum dalam daftar penempatan tersebut yakni Natalie Randa Christiana Salindeho dan Vivien Falensia Kotangon di Tung Ho Development Co., Ltd.
Kemudian Nayla Missyodey Kusoy dan Rachel Ruth Tanos ditempatkan di Yanmu Hotel Co., Ltd., sedangkan Febiola Injili Sasukul dan Silvania Alexandra Tana menjalani magang di Yanlan Hotel Co., Ltd.
Selanjutnya, Majesti Pananginan dan Merry-An Makaduno Makasahe ditempatkan di Lakeshore Hotel Co., Ltd. Minsheng Branch. Adit Rivo Manolang dan Yehezkiel Julio Gehe menjalani magang di Lakeshore Hotel Tainan, Ltd.
Sementara itu, Stefania Sandala, Nevia Damai Sasikome dan Hiltainyang Yenrini tercantum sebagai mahasiswa yang ditempatkan di Lakeshore Hotel Co., Ltd. Minghu Branch. Dengan demikian, terdapat 13 nama dalam daftar yang dipublikasikan sumber, meski judul berita menyebut 11 mahasiswa.
Kedatangan para mahasiswa tersebut menandai dimulainya proses adaptasi sekaligus pembelajaran langsung di lingkungan kerja internasional.
Selama mengikuti program, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengembangkan kemampuan teknis atau hard skill, tetapi juga meningkatkan soft skill, kemampuan berkomunikasi, kedisiplinan serta kemampuan beradaptasi dengan budaya dan standar kerja yang berbeda.
Pengalaman magang di industri perhotelan Tiongkok juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa Polimdo untuk mengenal secara langsung standar pelayanan hospitality internasional.
Bagi Polimdo, program magang internasional seperti ini merupakan bagian penting dalam menyiapkan lulusan vokasi yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri sekaligus mampu bersaing di pasar kerja global.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi para mahasiswa ketika kembali ke Indonesia dan memasuki dunia kerja, khususnya dalam mengembangkan sektor pariwisata dan perhotelan di Sulawesi Utara.
(Redaksi)

Tinggalkan Balasan