Minahasa-Dalam rangka mempererat silaturahmi dan meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat, Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Fastabiqul Khairaat, Desa Tambala, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA tersebut dilaksanakan sekaligus sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para jamaah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolres Tomohon mengawali dengan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan masyarakat Desa Tambala.

Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Keliling merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi, keluhan, dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan program Kapolri tentang Polisi Bersama Masyarakat, program Mapalus dari Kapolda Sulawesi Utara, serta Program Kasih yang dijalankan Kapolres Tomohon.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas, di antaranya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), khususnya dengan memastikan kendaraan diparkir di tempat aman dan menggunakan kunci pengaman, baik saat beribadah maupun ketika berada di tempat umum.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mencegah tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta tindak pidana asusila yang melibatkan anak dan remaja. Para orang tua diminta untuk lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak, termasuk penggunaan telepon genggam, media sosial, serta game online yang berpotensi memberikan pengaruh negatif.

Selain itu, Kapolres mengajak masyarakat menjauhi minuman keras dan narkotika karena keduanya dapat menjadi pemicu terjadinya gangguan kamtibmas maupun tindak pidana. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Terkait keselamatan berlalu lintas, Kapolres mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan ketentuan atau knalpot brong.

Kapolres turut mengingatkan masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan atau acara keramaian agar mematuhi ketentuan perizinan dan batas waktu pelaksanaan kegiatan hingga pukul 23.00 WITA, sehingga tidak mengganggu kenyamanan dan waktu istirahat masyarakat lainnya.

Menghadapi kondisi musim kemarau dan potensi cuaca panas akibat El Niño, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dibutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat Desa Tambala diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian maupun potensi gangguan kamtibmas melalui layanan kepolisian Call Center 110 atau berkoordinasi langsung dengan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

Di akhir penyampaiannya, Kapolres Tomohon mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk terus mendukung program pemerintah serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

“Mari torang baku jaga guna mewujudkan Kecamatan Tombariri yang aman dan penuh kasih,” menjadi pesan Kapolres Tomohon kepada seluruh jamaah yang hadir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Tomohon Kompol Stenly Mawidingan, S.Sos., Imam Masjid Fastabiqul Khairaat Desa Tambala, Hukum Tua Desa Tambala Hamka Naya, pengurus masjid, serta jamaah Muslim Desa Tambala.

Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, Polres Tomohon berharap hubungan silaturahmi dan sinergitas antara Polri, tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 13.30 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar.