MANADO – Persaingan memasuki dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya mengandalkan ijazah dan kemampuan akademik. Keterampilan, integritas, serta kemampuan membangun reputasi profesional menjadi modal penting untuk memenangkan persaingan di dunia industri.
Hal tersebut menjadi pesan penting Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Dra. Mereyke Alelo, MBA, kepada 814 lulusan yang mengikuti Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Selasa (27/10/2026).
Alelo mengingatkan para lulusan agar mampu mengenali potensi dan keunggulan masing-masing, sekaligus membangun citra diri yang positif sehingga memiliki nilai lebih ketika memasuki lingkungan profesional.
Menurutnya, kemampuan mempromosikan kompetensi diri atau personal branding merupakan salah satu strategi yang perlu dimiliki lulusan dalam menghadapi kebutuhan dan persaingan pasar kerja.
Ia menegaskan, personal branding bukan sekadar membangun kesan di hadapan orang lain, melainkan harus didasarkan pada kemampuan nyata, kepribadian, autentisitas, dan konsistensi.
Karena itu, lulusan Polimdo diharapkan mampu memperlihatkan kualitas diri melalui sikap profesional, integritas, serta penguasaan keterampilan sesuai bidang keahlian masing-masing.
Di sisi lain, Alelo juga mengingatkan para wisudawan agar tidak melupakan peran orang tua yang telah memberikan dukungan dan pengorbanan hingga mereka berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.
Polimdo sendiri terus mendorong penguatan hubungan dengan dunia industri melalui kerja sama perusahaan, program magang, hingga campus hiring bersama perusahaan nasional.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah perguruan tinggi vokasi dalam memperkuat kesiapan lulusan agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri dan mengambil peluang karier di tengah perkembangan dunia kerja.
Dengan bekal kompetensi dan reputasi profesional yang baik, 814 lulusan Polimdo diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan