Manado —DPRD Sulawesi Utara menerima aspirasi Aliansi Mahasiswa Sulawesi Utara saat gelar aksi unjuk rasa. Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) jadi ajang curhat mahasiswa soal kondisi pendidikan yang dinilai morat-marit.

Pendemo tuntut tiga poin krusial:

  1. Pengawasan ketat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tak jadi lahan korupsi.
  2. Penolakan militerisasi lingkungan kampus yang ancam kebebasan akademik.
  3. Kebijakan negara harus berpihak rakyat kecil, bukan elite.

Plt Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen, S.Sos, M.Si, terima langsung aksi bersama anggota DPRD seperti Raski Mokodompit SH, Piere J. Makisanti, dan Hillary Julia Tuwo.

“DPRD Sulut terbuka dalam menerima semua aspirasi dan diharapkan aspirasi disampaikan dengan tertib, teratur, dan tidak anarkis,” tegas Silangen.

Dialog intens berlangsung di halaman kantor DPRD, libatkan perwakilan mahasiswa dan legislator. Aksi damai ini tutup dengan komunikasi harmonis, janji aspirasi disalurkan ke ranah legislatif.

Gerakan ini jadi panggilan bangsa untuk reformasi pendidikan yang inklusif dan anti-korupsi di Sulawesi Utara.(ite)