MANADO– Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut) kembali gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (3/5), dengan PT Meares Soputan Mining (MSM), Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), dan warga lingkar tambang.
Hearing ini lanjutkan kunjungan lapangan soal jalan nasional rusak parah yang ancam keselamatan warga.
Masih tarik-ulur soal administrasi dan ganti rugi lahan jadi sorotan utama. Warga tegas minta PT MSM serta BPJN beri solusi cepat untuk akses sehari-hari mereka yang kini terhambat lumpur dan lubang dalam.
RDP ini respons keluhan warga yang sempat blokir jalan di area tambang, dipimpin Ketua Komisi III Berty Kapojos. Hadir pula anggota komisi seperti Toni Supit dan Amir Liputo, plus perwakilan perusahaan serta masyarakat.
“Warga butuh jalan layak untuk hidup normal, bukan janji doang,” keluh perwakilan warga, seraya harap RDP hasilkan komitmen konkret. Komisi janji kawal hingga perbaikan terealisasi, cegah eskalasi konflik.
Polemik ini tunjukkan tantangan tambang di Sulut, keseimbangan ekonomi dan kesejahteraan warga.(ite)


Tinggalkan Balasan