JAKARTA-Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda mendapat undangan kehormatan untuk menghadiri pengukuhan dan pelantikan pengurus sayap Srikandi Jaga Desa dari Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (Abpednas) yang digelar di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Undangan khusus itu diberikan oleh DPP Abpednas dan dewan kehormatan Srikandi sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Pemkab Minahasa Utara dalam mendukung gerakan pemberdayaan desa.
Pelantikan pengurus Srikandi Jaga Desa tingkat nasional dipimpin oleh Dewan Pembina Srikandi, Hasyim Djojohadikusumo, dan disaksikan oleh Ketua Dewan Pengawas Abpednas RI, Prof. Reda, yang juga menjabat sebagai JAM Intel Kejaksaan Agung RI. Kehadiran Bupati Joune Ganda pada agenda nasional tersebut didampingi Ketua DPC Abpednas Minahasa Utara Joutje Dengah serta jajaran pengurus daerah.
Herman Mengko, Sekretaris DPC Abpednas Minahasa Utara, menjelaskan undangan khusus kepada Bupati Joune Ganda mencerminkan pengakuan atas peran beliau sebagai Ketua Dewan Pembina Abpednas Minut yang berhasil mendorong konsolidasi organisasi dan percepatan peningkatan keanggotaan. “Iya benar, Bupati Joune Ganda diundang khusus pada acara ini oleh DPP Abpednas dan dewan kehormatan Srikandi Jaga Desa,” kata Herman kepada media.
Menurut Herman, hasil kerja cepat pengurus dibawah arahan Bupati menempatkan Abpednas Minahasa Utara pada peringkat pertama dari lima kabupaten teratas di Indonesia berdasarkan jumlah anggota. Hingga saat ini tercatat 17.402 anggota, sebuah capaian yang dinilai signifikan untuk memperkuat basis organisasi dan kapasitas advokasi desa. “Capaian ini berkat atensi dan dukungan penuh Bupati selaku dewan pembina Abpednas dan kerja cepat pengurus,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu juga dilantik pengurus Srikandi Jaga Desa Kabupaten Minahasa Utara yang akan bekerja di tingkat lokal: Masye Dondokambey (Ketua), Lidia Warouw (Sekretaris), dan Jein Barantian (Bendahara).
Keberadaan pengurus Srikandi diharapkan memperkuat peran perempuan dalam upaya pengawasan, perlindungan, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Kehadiran pemimpin daerah pada acara nasional semacam ini dinilai memperkuat jejaring antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan desa, sekaligus memberi sinyal komitmen Minahasa Utara dalam mengakselerasi program-program pembangunan desa dan peningkatan kapasitas kelembagaan lokal.
Dengan basis keanggotaan yang terus tumbuh, Abpednas Minut diharap mampu menjalankan peran pengawasan dan pemberdayaan desa secara lebih efektif dan berkelanjutan.(***)


Tinggalkan Balasan