LIPUTAN15.COM,MANADO-Pemerintah Kota Manado tidak menganggarkan dana duka di tahun 2022.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang ketika menggelar konferensi pers awal tahun 2022, bertempat di ruang Serbaguna Pemkot Manado, Rabu (5/1/22).

Menurut wali kota Andrei Angouw, alasan tidak dianggarkannya dana santunan duka, dikarena sebagian besar tidak tepat sasaran.

“Mengapa dana duka ditiadakan karena dana duka 86 % tidak tepat sasaran,”  kata wali kota.

Selain itu, Wali Kota Andrei Angouw juga menjelaskan terkait teknis realisasi dana kelurahan sebagaimana program kerja AA-RS.

“Dana lingkungan di Dinas Perkim sudah tertata Rp 80 Miliar untuk pekerjaan pembangunan di lingkungan. Dana lingkungan bukan diserahkan secara tunai tapi akan dibangun perkelurahan,” ungkap Angouw.

Sebelumnya, Wali Kota Andrei Angouw mengatakan berbagai hal penting yang diprogramkan di tahun ini.

Salah satu hal penting yang disampaikan, terkait rolling pejabat di lingkungan Pemkot Manado yang rencananya pada Januari ini.

“Tentu akan ada penyegaran mungkin di awal tahun, tentu ini harus dikaji baik – baik” kata Andrei Angouw.

Lanjut Angouw, orang dengan kompetensi mumpuni jika ditempatkan di posisi salah maka kinerjanya tidak akan maksimal.

“Torang harus menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat,” pungkas Angouw.