TOMOHON— SMKS Kristen 2 Tomohon melaksanakan rangkaian kegiatan akademik bagi siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025–2026 yang meliputi Ujian Semester Genap/Semester VI, Ujian Sekolah (US), serta Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
Seluruh tahapan ujian tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus keterampilan kejuruan siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan.

Kepala SMKS Kristen 2 Tomohon, drs Novrie Sumampow, S.Pd, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian semester genap bagi siswa kelas XII diawali dengan Ujian Semester Genap/Semester VI model Computer Based Test (CBT) yang dilaksanakan pada 2 hingga 6 Maret 2026. Ujian ini difokuskan pada materi teori dengan sistem berbasis komputer.
Selanjutnya, pada 9 hingga 11 Maret 2026, siswa mengikuti ujian praktik Semester VI, sebagai bagian dari pengukuran keterampilan sesuai kompetensi masing-masing program keahlian. Bagi siswa yang berhalangan mengikuti ujian utama, sekolah juga menyediakan ujian susulan pada 12 hingga 13 Maret 2026.

Tahapan berikutnya adalah Ujian Sekolah yang dilaksanakan pada 25 hingga 27 Maret 2026 dengan model presentasi hasil proyek. Ujian ini merupakan bentuk kolaborasi antara mata pelajaran umum dan mata pelajaran kejuruan, sehingga siswa tidak hanya diuji secara teori, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kerja tim dalam menghasilkan proyek nyata.
“Model presentasi proyek ini menjadi salah satu pendekatan pembelajaran yang menekankan integrasi pengetahuan dan keterampilan siswa. Mereka harus mampu menjelaskan hasil karya dan proses yang mereka lakukan,” ujar Sumampow.
Sementara itu, bagi siswa yang belum sempat mengikuti ujian sekolah, ujian susulan dijadwalkan pada 30 hingga 31 Maret 2026.
Selanjutnya, siswa kelas XII akan menghadapi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang dijadwalkan pada 7 hingga 10 April 2026, dengan ujian susulan pada 13 hingga 15 April 2026. UKK merupakan tahap penting untuk menilai kemampuan profesional siswa sesuai bidang keahlian yang dipelajari selama tiga tahun.
Adapun program keahlian yang mengikuti UKK di SMKS Kristen 2 Tomohon meliputi:
1. Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG)
2. Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT)
3. Pemasaran (P)
4. Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB)
5. Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL)
6. Usaha Layanan Pariwisata (ULP)
Selain fokus pada ujian, SMKS Kristen 2 Tomohon juga menjalankan program pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat melalui kegiatan “SMK Goes to Village (GtV)”.
Program ini melibatkan siswa kelas X/Fase E yang turun langsung ke masyarakat di 36 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan di Kota Tomohon. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di sekolah dalam kehidupan nyata sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.
Sebanyak tujuh program keahlian yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu:
1. Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG)
2. Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT)
3. Layanan Kesehatan (LK)
4. Teknologi Farmasi (TF)
5. Pemasaran (P)
6. Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB)
7. Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL)
Menurut Novrie Sumampow, kegiatan tersebut bertujuan menanamkan pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat, sekaligus membentuk karakter siswa yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi dunia kerja.
“Melalui program SMK Goes to Village, siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat serta menerapkan kompetensi keahlian mereka secara nyata,” jelasnya.
Dengan rangkaian kegiatan ujian dan program pengabdian masyarakat tersebut, SMKS Kristen 2 Tomohon terus berkomitmen mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


Tinggalkan Balasan