LIPUTAN15, Sangihe — Empat siswa terbaik asal Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapat dukungan penuh dari Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menjelang keberangkatan mereka mengikuti seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Utara.
Dukungan tersebut disampaikan langsung Bupati saat menerima audiensi empat siswa berprestasi itu di Rumah Dinas Bupati, Sabtu (16/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Thungari memotivasi para siswa agar tetap optimistis dan mampu memberikan kemampuan terbaik dalam setiap tahapan seleksi.
“Selamat berjuang, bawa harum nama Kabupaten Kepulauan Sangihe di tingkat provinsi. Tunjukkan kemampuan terbaik, jangan lupa berdoa dan selalu menjaga kesehatan,” ujarnya.
Empat siswa utusan Sangihe tersebut yakni Dwi Arifin Van Grotest Tablingon dari SMAN Marore dan Stiff Heart Crisye Sawello dari SMAN 1 Kendahe untuk kategori putra.
Sementara kategori putri diwakili Kayyisah Naila Stirman dari SMAN 1 Tahuna serta Gheni Beautiful Blessing Saselah dari SMAN 1 Tabukan Tengah.
Keempat siswa dijadwalkan bertolak pada Minggu (17/5/2026) untuk mengikuti rangkaian seleksi tingkat provinsi yang akan dimulai pada Selasa, 19 Mei 2026.
Bupati juga menyampaikan harapan pemerintah daerah dan masyarakat Sangihe agar para pelajar tersebut mampu memberikan hasil terbaik, lolos menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi, bahkan menembus tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Golfried Pella, yang turut mendampingi para siswa, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan, baik pembekalan materi maupun latihan fisik.
“Kami sudah melakukan berbagai persiapan dan pembekalan kepada keempat siswa ini, termasuk latihan fisik dan materi lainnya. Tentunya kami berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Sangihe agar mereka dapat memperoleh hasil terbaik dalam seleksi nanti,” ujarnya
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan, Bupati Michael Thungari juga secara pribadi memberikan tambahan uang saku kepada keempat siswa selama mengikuti proses seleksi di tingkat provinsi.
(D’ka)


Tinggalkan Balasan