TOMOHON-Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Senin (1/6/2026).
Upacara dihadiri Ketua DPRD Ferdinand Mono Turang, S.Sos., perwakilan Polres Tomohon, Kodim 1302/Minahasa, Kejari Tomohon, BIN Tomohon, Sekda Edwin Roring, S.E., M.E., beserta jajaran pemerintahan kota dan seluruh ASN se-Kota Tomohon.

Wali Kota Senduk membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengangkat tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Dalam sambutannya, yang dibacakan secara gamblang, disampaikan bahwa peringatan kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen reflektif untuk memastikan agar “api Pancasila” terus menyala dalam sanubari setiap warga negara.
Pidato menegaskan Pancasila sebagai “bintang penuntun” dan “jangkar moral” bagi Indonesia di tengah dinamika global—mulai dari disrupsi teknologi hingga tantangan geopolitik—serta sebagai landasan kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif.
Indonesia, menurut pidato itu, memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera PBB dan peran mediasi pada konflik regional disebut sebagai bukti nyata penerapan nilai kemanusiaan Pancasila.
Wali Kota Senduk juga menyerukan agar Pancasila menjadi “ideologi yang hidup”, khususnya di kalangan generasi muda, ASN, dan pembuat kebijakan. Ia mengimbau agar setiap kebijakan publik berpegang pada keadilan sosial dan tidak meninggalkan warga paling rentan, serta menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang mengancam persatuan nasional.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan peneguhan komitmen kebangsaan. Pemerintah Kota Tomohon berharap momentum 1 Juni 2026 ini memperkuat pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat luas.(*)


Tinggalkan Balasan