MANADO — Komisi I DPRD Sulawesi Utara (Sulut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitra kerja Bappeda, Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Biro Organisasi, serta Biro Pemerintahan untuk mengevaluasi capaian kinerja dan realisasi anggaran perangkat daerah.
Rapat yang berlangsung di ruang Komisi I, Selasa (30/6), dipimpin Ketua Komisi I Braien Waworuntu dan didampingi Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter. Hadir pula anggota Komisi I, Henri Walukow dan Eugenie Mantiri.
Dalam rapat, Braien Waworuntu meminta setiap Satuan Perangkat Daerah (SKPD) memaparkan capaian hasil kerja serta progres realisasi anggaran dari kegiatan yang telah direncanakan.
Ia menekankan pentingnya identifikasi kendala yang menghambat pelaksanaan program agar segera dicari solusi sehingga program pemerintah dapat berjalan sesuai target.
Sementara Wakil Ketua Royke Anter menegaskan agar SKPD menjalankan pekerjaan yang telah diprogramkan secara efektif dan efisien. “Anggaran yang ada itu tidak harus digunakan sampai habis, tapi gunakan secara efektif dan efisien. Outputnya demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, mengingatkan bahwa pemanfaatan anggaran harus berorientasi pada hasil yang nyata bagi publik.
Anggota Komisi I, Henri Walukow, menambahkan bahwa optimalisasi sumber daya internal SKPD menjadi kunci dalam menopang pelaksanaan program.
Ia meminta seluruh perangkat daerah bekerja maksimal untuk mendukung agenda Pemerintah Provinsi, termasuk program prioritas gubernur dan wakil gubernur.
Dari hasil RDP terungkap bahwa realisasi anggaran dan pelaksanaan kegiatan sejumlah perangkat daerah masih berada pada level rendah.
Menanggapi hal itu, Komisi I menekan perlunya percepatan realisasi anggaran dan peningkatan kinerja SKPD agar target-target pembangunan tidak terganggu.(ite)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan