TOMOHON-Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS, DPC Srikandi Jaga Desa, serta DPC ASLINMAS Kota Tomohon periode 2026–2031.
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Tomohon pada Senin (31/8/2026) itu dihadiri unsur Pemerintah Kota Tomohon, jajaran Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Kejaksaan Negeri Tomohon, unsur penegak hukum, serta pemangku kepentingan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama membangun pemerintahan yang kuat melalui partisipasi, kepercayaan, dan kebersamaan, bukan sekadar kekuasaan.
Ia menegaskan peran strategis ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, dan ASLINMAS dalam memperkuat tata kelola pemerintahan hingga tingkat kelurahan, menyerap aspirasi warga, menjaga ketertiban, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Tomohon.
Wali Kota memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., yang hadir untuk melantik dan mengukuhkan kepengurusan tersebut.
Ia juga menyampaikan harapan agar dukungan serta pendampingan pihak kejaksaan dapat membantu organisasi-organisasi kemasyarakatan itu menjalankan amanah dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jacob H. Pattipeilohy dalam sambutan menekankan pentingnya penguatan organisasi pasca-pelantikan. Menurutnya, pengukuhan tidak berhenti pada seremoni saja, melainkan harus disertai konsolidasi dan pembinaan agar pengurus mampu mengawasi, mendukung, serta memberikan masukan bagi pelaksanaan program pemerintah di tingkat desa dan kelurahan. Ia menjelaskan bahwa ABPEDNAS bertujuan mendorong program pemerintah tumbuh dari tingkat paling bawah dengan melibatkan BPD dan LPMK sebagai mitra kepala desa dan lurah.
Pattipeilohy juga menekankan fungsi ASLINMAS sebagai mitra strategis dalam kolaborasi dengan TNI dan Polri untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi masalah sosial, bencana, dan hukum di masyarakat. Keamanan dan ketertiban, menurutnya, adalah modal utama agar program pembangunan berjalan efektif.
Terkait Srikandi Jaga Desa, Kajati memberikan apresiasi atas peran aktif kaum perempuan dalam berbagai upaya pemberdayaan, termasuk bidang kesehatan, ketahanan pangan, pendidikan, dan kesempatan kerja. Ia menyebut Srikandi Jaga Desa sudah menjalin kerja sama internasional, termasuk peluang pelatihan untuk bekerja di Jepang, dan mendorong organisasi tersebut menjadi pelopor pemberdayaan perempuan di tingkat lokal.
Pattipeilohy mengingatkan pentingnya pencegahan agar kepala desa maupun lurah tidak terseret masalah hukum, dengan menekankan pembinaan, komunikasi, pengawasan, dan pendampingan sejak dini. Ia meminta agar pengurus yang baru dilantik aktif mengawasi pelaksanaan program prioritas pemerintah seperti ketahanan pangan, program Makan Bergizi Gratis, pendidikan, dan kesehatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara maksimal.
Hadir pada kegiatan tersebut antara lain Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Dr. Feri Tas; Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara Ir. Stefanus Ban Liow; Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara Ns. Gresti Masi; Ketua DPD ASLINMAS Sulawesi Utara Brian J. Waleleng; Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Adi Imanuel Palebangan; Ketua dan wakil Ketua DPRD Kota Tomohon, Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo; Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring; Pendeta Julius Tumiwan; serta seluruh pengurus DPC yang dilantik.
Acara pelantikan ini dimaknai sebagai titik awal konsolidasi organisasi masyarakat untuk mendukung tata kelola yang partisipatif dan pengawasan program pembangunan dari tingkat bawah. Wali Kota Senduk menutup sambutannya dengan ajakan agar semua pihak bergerak, bersinergi, dan berkarya bersama demi kemajuan Kota Tomohon.(*)

Tinggalkan Balasan