MINUT— Bursa calon Hukum Tua Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat, kian ramai setelah pendaftaran resmi Endang Manginsihi pada Senin (14/9/2026).

Endang, yang saat ini menjabat Kepala Wilayah (Jaga) 10 Desa Kolongan Tetempangan, tiba di Sekretariat Panitia Pilhut pukul 14.30 WITA dan menyerahkan berkas pendaftaran didampingi dua saksi, keluarga, serta pendukung.

Kedatangan Endang diantar Ketua Jemaat GMIM Efrata Pdt. Denny Waljufry M.Th, Silia Sumanti, suami Dollies Letunggammu, dan putri Noviane Letunggamu.

Setelah mengisi buku tamu, Endang diminta memasuki ruang sekretariat untuk proses administrasi pendaftaran yang diterima oleh panitia, termasuk Sekretaris Hendra Tuelah, Bendahara Ridel Angkouw, Penjabat Hukum Tua Dra. Renny Theodora Onthony M.M., dan Ketua BPD Fredy Sirap S.E.

Kepada wartawan, Endang menyatakan rasa syukur dan menjelaskan motivasinya maju dalam pemilihan hukum tua. “Saya termotivasi untuk membangun Desa Koltem semakin baik lagi demi kesejahteraan warga. Desa ini menjadi saksi perjalanan hidup saya, olehnya saya termotivasi membangun desa yang saya cintai,” kata Endang, yang juga menjabat Bendahara Jemaat GMIM Efrata Kolongan Tetempangan.

Endang menegaskan tujuan pencalonannya bukan karena desa kurang maju, tetapi untuk mempercepat kemajuan dan menyelesaikan proyek penting, termasuk pembangunan Balai Desa agar segera bisa dimanfaatkan warga. “Saya ingin menyelesaikan pembangunan Balai Desa hingga bisa digunakan warga sesuai keperluan,” ujarnya.

Calon ini juga mengajak seluruh masyarakat Desa Koltem untuk berpartisipasi menyukseskan pemilihan hukum tua. “Mari kita sama-sama mendukung program pemerintah dalam pesta demokrasi desa ini,” ajak Endang sambil didampingi keluarga dan pendukung.

Usai pendaftaran, Endang bersama pendukung melakukan konvoi keliling wilayah Desa Kolongan Tetempangan untuk menyapa warga.

Pendaftaran Endang menambah deretan bakal calon yang sebelumnya sudah diisi Yolanda Sorongan dan Olva Siringan, sehingga persaingan di Pilhut Desa Kolongan Tetempangan diprediksi semakin dinamis.(**)