MINUT-Willyam Kopalit resmi menjadi pendaftar pertama dalam kontestasi pemilihan Hukum Tua Desa Kaima setelah mendaftarkan diri di Kantor Desa, Rabu (16/9/2026). Ia datang didampingi istri, orang tua, keluarga, dan pendukung, dan berkas pendaftarannya diterima oleh panitia pemilihan.
Dalam wawancara singkat usai pendaftaran, Willyam mengatakan ia merasa bangga dan senang menjadi calon pertama yang mendaftar. “Dengan perasaan bangga dan senang saya menyatakan sikap dan ditunjang oleh teman, keluarga, terlebih pendukung yang memang sudah dari jauh‑jauh hari mempersiapkan diri untuk tampil,” ujar Willyam.
Ia menambahkan bahwa kondisi Desa Kaima saat ini sudah baik, dan jika terpilih ia berkomitmen membuat desa itu “lebih bagus lagi.”
Willyam mengakui pernah mencalonkan diri pada pemilihan sebelumnya namun belum berhasil. Pengalaman itu, menurutnya, bukan kegagalan mutlak melainkan “sukses yang tertunda” sehingga ia memberanikan diri kembali maju.
Ia menegaskan tujuan pencalonannya adalah meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran warga Desa Kaima.
Selain itu, Willyam menyerukan agar proses kontestasi berjalan damai tanpa memecah belah masyarakat.
“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat dalam kontestasi ini kita jangan terkotak‑kotak, jangan ada saling menjelek‑jelekkan karena kita semua bersaudara. Menang atau kalah harus tetap kita terima bersama‑sama,” ujarnya.
Ia menegaskan targetnya memenangkan pemilihan namun menyatakan menyerahkan hasil kepada Tuhan sambil tetap optimis mendapat dukungan untuk membangun Desa Kaima lebih baik.
Pendaftaran Willyam membuka rangkaian proses pemilihan Hukum Tua Desa Kaima; pantauan selanjutnya akan mencatat calon lain yang mendaftar dan tahapan verifikasi berkas oleh panitia. (Jein)

Tinggalkan Balasan