Minahasa Utara — Polres Minahasa Utara resmi menggelar apel pasukan Operasi Kewilayahan Kepolisian “Patuh Klabat” di Lapangan Polres Minahasa Utara, Senin (26/10/2026). Operasi ini mengusung tema “Polisi bersama masyarakat mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman dan berkeselamatan.”

Apel tersebut dihadiri personel gabungan dari berbagai satuan fungsi Polres Minahasa Utara, meliputi Satlantas, Samapta, Reskrim, Intelkam, dan Provos, serta unsur pendukung pemerintah daerah. Hadir pula Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Satpol PP.

Dalam kesempatan itu, Plt Kapolres Minahasa Utara AKBP Antonius F. Gea, S.H., S.I.K., M.H., M.I.K., membacakan sambutan Kapolda Sulawesi Utara. Ia menegaskan, Patuh Klabat merupakan wujud komitmen bersama untuk meningkatkan disiplin dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan disiplin dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus membutuhkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan,” ujar Antonius.

Menurutnya, apel gelar pasukan tersebut menjadi pengecekan akhir atas kesiapan personel, sarana, prasarana, dan seluruh perangkat pendukung operasi. Tujuannya memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal, efektif, dan cepat sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Dalam sambutan itu juga disampaikan data kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Utara. Sepanjang 2025 tercatat 2.696 kejadian kecelakaan lalu lintas, sedangkan pada 2026 angkanya menurun menjadi 2.674 kejadian, atau turun 22 kasus.

“Meskipun menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan, namun kecelakaan tersebut masih menjadi perhatian yang serius bagi kita semua. Hal ini mengingat kecelakaan lalu lintas pada umumnya diawali oleh pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas, yang berpotensi membahayakan keselamatan pengendaraan maupun pengguna jalan,” ucap Antonius.

Ia menekankan bahwa operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan. Polri diharapkan mampu mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat secara berkelanjutan, teliti, terukur, dan penuh tanggung jawab.
“Pelaksanaan tugas adalah bagian dari ibadah,” tegas Antonius.

Melalui Patuh Klabat, Polres Minahasa Utara berharap sinergi antara polisi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menciptakan ruas jalan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.(jein)