LIPUTAN15.COM– Azan Maghrib menggema, lampu bohlam putih menyala pertama kali di rumah panggung sederhana Desa Bandar Jaya. Ruslan (52), buruh tani yang pulang merantau urus orang tua sakit, akhirnya lepas dari dekade kegelapan berkat Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) gratis dari Kementerian ESDM dan PLN.
“Dulu malam-malam cuma lampu minyak atau genset berisik, isi BBM tiap dua hari. Anak belajar seadanya, sekarang bisa lama-lama nyaman. Alhamdulillah, pemerintah bantu – ini penopang hidup!” cerita Ruslan haru, mata berbinar.
Tak cuma terang, listrik ini buka peluang baru. “Bisa beli kulkas jualan es dingin, istri penjahit tambah orderan. Ekonomi keluarga naik, semoga maju!” tambahnya optimis.
Program BPBL sejak 2022 udah sambung gratis 367 ribu+ rumah tangga miskin sampe 2024. Tahun ini target 215 ribu lagi di 36 provinsi, termasuk Sulut dengan 2.700 RT di Minahasa – realisasi 1.000 RT bantu pemerataan energi.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegas: “Ini amanat Presiden Prabowo buat keadilan sosial, selesai 2029-2030. Pemerintah hadir penuhi kebutuhan rakyat, khusus ESDM – tak ada lagi gelap!”
Dirut PLN Darmawan Prasodjo gaspol: “Arahan jelas: all out BPBL! Dari validasi data sampe pemasangan, kami pastiin cepat tepat. Listrik fondasi pembangunan, gerakkan ekonomi, ciptakan kerja, entas kemiskinan.”
Dari rumah Ruslan, program ini nyalain harapan ribuan keluarga – Indonesia merdeka kegelapan, satu bohlam demi satu!


Tinggalkan Balasan