MANADO – Sistem kelistrikan PLN di wilayah Manado dan sekitarnya kembali bergerak perlahan ke normal pasca gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Utara pada Kamis (2/4) pagi.
PT PLN (Persero) mencatat terjadi gangguan pada 14 saluran distribusi, dengan total 887 gardu distribusi terdampak akibat goncangan kuat yang juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum dan hunian mengalami retak hingga rusak ringan.
Hingga pukul 10.30 WITA, PLN berhasil memulihkan 11 saluran distribusi dan 783 gardu distribusi. Tim teknis yang disebar di berbagai titik dilaporkan bekerja cepat dengan pola bertahap, sambil tetap memprioritaskan keselamatan petugas dan keandalan sistem sebelum jaringan kembali dialirkan.
Sebagian wilayah kota sudah mulai kembali menyala, meski sejumlah kawasan di pinggiran dan daerah rawan longsor masih dalam proses pengecekan dan perbaikan.
PLN Bergerak Cepat, Warga Diminta Lapor via Jalur Resmi
PLN menegaskan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara, instansi pemerintah, dan pihak terkait lainnya untuk mempercepat pemulihan dan mengutamakan pelayanan ke objek vital seperti rumah sakit, fasilitas kesehatan, pusat komando bencana, serta lokasi pengungsian.
Untuk pelanggan umum, PLN mengimbau warga agar tetap tenang, tidak menyentuh tiang atau jaringan yang terdampak, serta melaporkan potensi gangguan hanya melalui kanal resmi, seperti aplikasi PLN Mobile dan layanan contact center 123.
Meski sebagian jaringan sudah kembali normal, PLN mengingatkan bahwa sistem masih dalam tahap penormalan, sehingga pada beberapa titik dapat terjadi listrik padam sementara akibat pengujian dan penyesuaian jaringan.
Dengan potensi gempa susulan yang masih waspadai, PLN juga menggencarkan pemeriksaan rutin gardu, tiang, dan kabel distribusi agar pasokan tenaga listrik tetap aman dan andal selama masa pemulihan pasca bencana.(*)


Tinggalkan Balasan