LIPUTAN15 , Sangihe — Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, resmi menutup Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe 2026 yang berlangsung di GOR Membara Manente, Sabtu (18/4/2026).

Penutupan kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Ketua DPRD Ferdy Sondakh, jajaran TP PKK Kabupaten Sangihe, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pengurus Pertina Sangihe, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan yang berlangsung selama enam hari berturut-turut tersebut.

“Tidak terasa, selama enam hari kita bersama-sama menyaksikan pertandingan Kejuaraan Terbuka Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe Tahun 2026,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada panitia pelaksana, khususnya Ketua Panitia Johanis Pilat, yang dinilai berhasil menyelenggarakan pertandingan dengan baik.

Selain itu, Bupati menyampaikan terima kasih kepada para atlet dan ofisial dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Papua, Toli-Toli, Palu, Maros, serta sejumlah daerah di Sulawesi Utara, antara lain Bolaang Mongondow, Tondano, Manado, dan Tomohon.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, saya menyampaikan salam hormat kepada seluruh insan tinju di daerah masing-masing. Semoga kita dapat kembali berjumpa pada kesempatan berikutnya,” katanya.

Bupati mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan kejuaraan. Namun, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dan panitia guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan di masa mendatang.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk terus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan GOR Membara sebagai fasilitas olahraga unggulan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir selama kegiatan berlangsung, karena dinilai turut mendorong perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Terima kasih kepada seluruh penonton
yang telah berkontribusi dalam mendukung kegiatan ini sehingga memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan para wasit dan juri agar menjalankan tugas secara profesional dan adil dalam menentukan pemenang.

“Juara memang penting, tetapi proses untuk mencapainya jauh lebih menentukan masa depan para atlet,” tegasnya.

Ia juga memastikan seluruh hadiah dan honorarium, termasuk bagi wasit dan panitia, akan dibayarkan tepat waktu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam penyelenggaraan kegiatan yang profesional dan bertanggung jawab.(D’ka)