LIPUTAN15.COM,SANGIHE-Kabupaten Kepulauan Sangihe dilanda bencana banjir dan tanah longsor.
Karena itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana bergerak memantau sejumlah titik bencana imbas hujan berkepanjangan beberapa hari lalu.
Kamis (30/12/2021), Bupati bertolak dari rumah jabatan kurang lebih pukul 14.20 Wita dan tiba dilokasi pertama, kampung Tariang Baru kecamatan Tabukan Tengah Pukul 15.25 Wita untuk kemudian memberikan bantuan kepada pekerja yang tengah membersihkan.
Selain di Tariang Baru. Bupati menyambangi Kampung Petta Selatan khususnya pantai Embuhanga untuk melihat langsung bencana yang terjadi hingga merusak kurang lebih tiga rumah terdampak.
Kepada awak media, Bupati mengatakan, jika proses terjadinya bencana ada diawal Natal, sehingga ia bersyukur bisa datang untuk memantau langsung bencana yang menimpa masyarakat sekembalinya dari tugas luar daerah yang baru saja usai.
“Tadi kita sudah melihat kondisinya secara langsung dan tentu sangat memprihatinkan. Kami pun berencana akan kembali memantau lokasi bencana disejumlah titik lain agar bisa dilihat kondisi real-nya seperti apa,” kata Gaghana.
Namun demikian, Bupati sangat mengapresiasi kemandirian masyarakat yang secara langsung bahu membahu membersihkan sisa-sisa bencana dimasing-masing wilayah.
“Tentu sangat disyukuri semangat dari masyarakat, karena meski tertimpa bencana mereka tetap berjuang dan berpartisipasi untuk sesamanya. Saya menaruh hormat yang tinggi bagi mereka sebagai pahlawan bagi sesama, dan hal ini menjadi perhatian Pemerintah,” ujar Bupati.
Di Embuhanga, Bupati pun sempat berdiskusi dengan beberapa masyarakat terkait rumah yang terdampak bencana. Dirinyapun meminta pihak BPBD untuk mengalokasikan dana untuk membantu sebisanya pembuatan kembali rumah yang rusak.
Hal inipun dibenarkan Kaban BPBD Sangihe Wandu Labesi. Diakuinya jika pada saat itu Bupati meminta agar ada alokasi dan untuk membantu pengadaan Seng dan bantuan lainnya.
“Terkait dengan bantuan Pemda terhadap bencana di Embuhanga, kami akan sebisanya membantu kebutuhan mereka. Mudah-mudahan sampai bulan Februari 2022 kita sudah bisa merealisasikan bantuan tersebut,” pungkas Labesi.

Tinggalkan Balasan