Diharapkan juga, setiap Unit Kerja agar mampu membuat shortcuts pelayanan publik secara cepat dan tepat untuk mengantisipasi dan beradaptasi dengan perubahan situasi yang sedang terjadi baik lokal maupun global.
“Sebagai contoh pandemi covid 19 yang masih berlangsung hingga saat ini, banyak hal yang harus segera dibuat agar masyarakat tetap dapat mengakses pelayanan tanpa mengurangi makna dari pelayanan itu sendiri,” ungkapnya.
Diakhir sambutan, Walikota memintakan agar pembangunan zona integritas di lingkungan pemerintah Kota Tomohon dapat dilakukan oleh semua Perangkat Daerah dan unit-unit kerja yang ada di lingkungan pemerintah Kota Tomohon.
“Dengan terbangunnya zona integritas di Kota Tomohon ini diharapkan semua Unit Kerja yang ada di Kota Tomohon dapat menjadi center of excellence dalam hal pencegahan korupsi dan pelayanan publik,” harapnya.
Sebelumnya, mewakili unsur pelaksana kegiatan Kepala DPMPTSP Daerah Kota Tomohon Ir Ervinz Liuw MSi dalam laporannya menguraikan tujuan kegiatan ini antara lain meningkatkan efesiensi dan efektivitas sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien dan terukur pada zona integritas menuju WBK dan WBBM.
Meningkatkan profesionalisme SDM Aparatur pada zona Integritas menuju WBK dan WBBM, meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja, serta meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja.
Tampak hadir Kajari Tomohon Alfonsius Gebhard Loe Mau SH MH , Ketua PN Tondano Nova Sasube SH MH, Danramil Kota Tomohon Kapten Inf Juris Sahese , mewakili kapolres Tomohon, Kabag Perencanaan Kompol Sumaji, Kepala BIN Sulut Ahmad Firgaus , Plt Direktur RSUD Anugerah Tomohon dr Simon Pati, SH MARS dan jajarannya, bersama unsur jajaran pemerintah Kota Tomohon.


Tinggalkan Balasan