Sangihe, Liputan15.com – Rapat Paripurana yang mengangkat tema “Dalam Dekapan Kasih Tuhan Kita Beroleh Kekuatan Menghadapi Tantangan Kehidupan di Tahun 2023, dengan subtema Melalui Perayaan Ulang Tahun Daerah Kepulauan Sangihe ke 598 dan Upacara Adat Tulude 31 Januari Tahun 2023, Kita Perkokoh Genggaman Tangan Persatuan dan Sinergitas Produktivitas Untuk Sangihe Maju, Hebat dan Sejahtera. digelar pada Selasa (31/1/23) di ruang rapat Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Hadir dalam rapat paripurna Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiscus Andy Silangen, Pj Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, Wabup Sitaro John Palandung, Unsur Forkopimda Sangihe, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, para Kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Bertindak sebagai pimpinan rapat Ketua DPRD Kabupaten Sangihe Josephus Kakondo BAE didampingi Wakil Ketua I Ferdy Sondakh dan Wakil Ketua II Michael Thungari.

Ketua DPRD dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah dan seluruh masyarakat Nusa Utara kembali diingatkan untuk menyerahkan hidup seutuhnya dalam dekapan dan kuasa Tuhan yang Maha kuasa, menghadapi tantangan dan ancaman duniawi yang sewaktu-waktu merusak tatanan kehidupan bermasyarakat.
“Dengan tuntunan dan penyertaan Tuhan yang Maha kuasa maka pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat lebih kuat, tangguh dan optimistis, bersinergi mewujudkan Sangihe yang lebih hebat dan sejahtera,” ungkapnya.

Kakondo juga berbangga karena Wagub Sulut bersama rombongan bisa ada bersama masyarakat Sangihe. Sehingga apapun beban dan pergumulan yang tengah masyarakat hadapi akan terasa lebih ringan dengan kepedulian Pemerintah Provinsi.
“Kami meyakini bahwa apa yang terjadi di dunia merupakan kuasa dan peringatan serta hikmat dari Tuhan sang Pencipta langit dan bumi,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr Rinny Tamuntuan dalam sambutannya mengungkapkan, terima kasih atas perhatian serta dukungan dari Pemprov Sulut, segenap pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, TNI/Polri, instansi vertikal serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, sehingga Kabupaten Sangihe dapat terus berbenah dalam proses pembangunan.
“Lembaga legislatif DPRD Sangihe memiliki peran yang sangat penting, karena itu kami patut memberikan apresiasi dan terima kasih kepada ketua dan wakil-wakil ketua bersama seluruh anggota DPRD yang terdiri dari pimpinan dan anggota fraksi serta komisi juga alat kelengkapan DPRD atas kerjasama yang terbangun selama ini,”ujar Tamuntuan.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Steven Kandouw dalam kesempatan tersebut mengatakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi dirinya dan Pemprov Sulut yang dapat hadir bersama-sama atas undangan lembaga yang terhormat DPRD Sangihe untuk melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa HUT Sangihe ke 598.
“Logika berpikir, umur yang ke 598 itu bukan umur yang muda. Umur yang memiliki rekam jejak yang luar biasa dan sudah menghasilkan insan-insan nusantara yang kiprahnya luar biasa untuk itu sudah sepantasnya kalau kita boleh berbangga, boleh tinggi hati sedikit bahwa kita punya flashback, punya sejarah yang luar biasa, karena banyak bangsa-bangsa di dunia ini yang sampai sekarang masih mencari jati diri, mencari tahu rekam jejak nenek moyang bangsanya,”ujar Kandouw.
“Karena itu, atas nama pemerintah dan rakyat Sulawesi Utara mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke 598 Kepada Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe,”kuncinya.
Pantauan media ini, usai Rapat Paripurna Istimewa dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis diantaranya, bonus atlit pada Porprov XI di Bolmong yang diserahkan Pj Bupati, selanjutnya penyerahan bantuan dari Pemprov yang diserahkan Wagub kepada Pj Bupati diantaranya beras cadangan pangan sebanyak 15,28 ton beras untuk masyarakat yang terdampak cuaca ekstrim di Sangihe, bansos bahan natura sejumlah 14ribu paket untuk lansia di Kabupaten Sangihe serta bantuan logistik makanan siap saji 350 paket untuk korban banjir di Sangihe. Kemudian bantuan untuk perwakilan rohaniawan dan kostor sebesar Rp 192.250.000 dan bantuan rohaniawan muslim Rp 17.250.000, bantuan untuk Dedominasi gereja sebesar Rp 32 juta serta banguan hibah rumah ibadah sebesar Rp 120 juta, penyerahan benih jagung 1.125 kg dan 1.000 kilo pupuk untuk 14 kelompok tani mandiri di Sangihe, bantuan bibit cengkih 3000 untuk 10 kelompok dan mesin pangkas rumput yang diserahkan secara langsung oleh Wagub Sulut Steven Kandouw.

Tinggalkan Balasan