“Penurunan emisi paling besar yaitu sektor kehutanan. Dalam rangka itu kita buatkan sosialisasi untuk detail kegiatan dalam FOLU Net Sink, di provinsi,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Sulut Jemmy Ringkuangan mengatakan, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw merespon positif dan konstruktif kegiatan ini.

“Ini langkah maju. Bagaimana emisi rumah kaca itu kita seimbangkan melalui FOLU Net Sink 2030. Hutan Sulut kami siap bahu-membahu bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait yaitu dinas untuk membuat langkah mitigasi,” ungkapnya.

Lanjutnya, karena penggunaan hutan ini bukan hanya Dinas Kehutanan tetapi ada pengguna lainnya. Yaitu seperti pemanfaatan hutan untuk penggunaan jalan, pertanian dan pemukiman. Jadi kita bekerja bersama dan bersama berkerja mencapai net sink 2030.

“Untuk mendukung program ini, gubernur sudah mencanangkan gerakan mari jo ba kobong. Ini merupakan langkah cerdas dari gubernur dan wakil gubernur turun lapangan merangkul masyarakat untuk berkebun. Selain meningkatkan nilai ekonomi juga melindungi hutan,” pungkasnya.