LIPUTAN15.COM, BOLMUT – Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menghadiri kegiatan optimalisasi peran lembaga jasa keuangan dalam mendorong ekonomi daerah melalui Implementasi POJK 19 tahun 2025 ter-tanggal 28 Agustus 2025 tentang kemudahan akses pembiayaan kepada UMKM.
Kegiatan itu dibuka resmi oleh perwakilan OJK dan dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh asisten II Propinsi Suawesi Utara.
Kegiatan itu kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi panel dengan narasumber dari OJK, perbankan, pimpinan LKNB, dan pemerintah daerah guna membahas strategi optimalisasi, termasuk digitalisasi layanan, inklusi keuangan, akses pembiayaan: mempermudah prosedur kredit/pembiayaan dengan skema sederhana, bunga kompetitif, Tata Kelola & Manajemen risiko: bank dan LKNB wajib menerapkan prinsip kehati-hatian, sistem monitoring, serta mitigasi risiko kredit UMKM dan Rencana Pembiayaan UMKM: Lembaga keuangan diwajibkan menyusun rencana tahunan pembiayaan UMKM sebagai bagian dari strategi bisnis.
Pada kesempatan ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara melalui Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menyampaikan permintaan akses kredit usaha rakyat untuk Alsintan dalam forum sosialisasi PJOK 19 2025 Dihadapan kepala OJK Sulut dan pimpinan perbankan serta pimpinan LKNB.
“Alhamdulillah sudah ada sambutan yang sangat baik dari beberapa bank BUMN maupun BSG, segera akan ditindaklanjuti dengan pertemuan nanti yang akan di laksanakan di kantor Bupati Bolmut,” tambahnya.
Sirajudin Lasena berharap, semoga dengan adanya KUR Alsintan ini dapat mengatasi permasalahan kekurangan Alsintan termasuk alat panen di Kabupaten Bolmut.
Kegiatan tersebut dihadiri bupati/walikota wakil Bupati dan wakil Walikota se-Sulawesi Utara, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Boltara dan Kaban BPKPD Bolmut.
Nvg


Tinggalkan Balasan