TOMOHON – Rangkaian gelaran bergengsi Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 resmi dimulai. Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, meluncurkan secara simbolis festival bunga kebanggaan Sulawesi Utara tersebut di Menara Alfa Omega, Senin (4/5/2026).
Prosesi peluncuran ditandai dengan aksi hand scan oleh Wakil Wali Kota bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, jajaran Forkopimda, serta Sekretaris Kota Tomohon. Dalam sambutannya, Sendy Rumajar menekankan bahwa TIFF bukan sekadar perayaan keindahan bunga, melainkan instrumen strategis untuk promosi budaya dan penggerak ekonomi daerah.
“TIFF 2026 adalah momentum istimewa. Mengusung tema Collaboration of Spirit, kami ingin mencerminkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, hingga komunitas internasional untuk menyukseskan festival ini,” ujar Sendy.
Festival yang masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 12 Agustus 2026. Puncak kemeriahan, yakni Tournament of Flowers dan Tomohon Flower Carnival, akan digelar pada 8 Agustus 2026 di pusat kota.
Pemerintah Kota Tomohon mematok target ambisius dengan mendatangkan 400.000 wisatawan selama rangkaian acara berlangsung. Untuk mencapai target tersebut, beragam kegiatan pendukung seperti Tourism, Trade, Investment, and Floriculture Expo disiapkan sebagai wadah bagi pelaku UMKM dan investor untuk mempromosikan produk unggulan mereka.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, dr. Kartika Devi Tanos, turut memberikan optimisme terkait kebangkitan pariwisata. Ia mencatat adanya kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 25 persen dan nusantara sebesar 23 persen pada Maret lalu dibandingkan Februari, yang menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata daerah
“Mari kita jadikan TIFF 2026 sebagai momentum kebangkitan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” tegas Kartika.
Sebagai penutup, Wakil Wali Kota menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah dan panitia pelaksana untuk mempersiapkan festival dengan dedikasi tinggi.
Ia berharap para pelaku seni dan pengrajin bunga lokal dapat memanfaatkan ajang ini sebagai panggung inovasi yang membawa dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Tomohon.(Aldo)


Tinggalkan Balasan