MANADO-Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melantik dan mengambil sumpah/janji ratusan pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (11/6/2026), di Gedung Mapalus, Kantor Gubernur.
Prosesi pelantikan itu diwarnai arahan tegas gubernur tentang peran strategis jabatan tersebut dalam proses penyusunan kebijakan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa Administrator dan Pengawas bukan sekadar posisi struktural, melainkan pengendali, penyaring, dan analis utama yang menentukan kualitas masukan bagi pimpinan.
“Saya percaya saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Mari bekerja bersama untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Yulius.
Gubernur menekankan pentingnya profesionalisme, ketelitian, dan tanggung jawab dalam setiap proses administrasi. Ia meminta agar setiap laporan dan usulan melalui kajian cermat sebelum diteruskan kepada pimpinan, serta menolak praksis meneruskan berkas tanpa verifikasi.
“Jangan hanya sekadar meneruskan laporan. Lihat secara jeli, periksa substansinya, telaah dampaknya, dan pastikan seluruh data yang disampaikan benar. Ketelitian di tingkat Administrator dan Pengawas menjadi kunci agar setiap keputusan yang diambil pimpinan benar-benar berdasarkan informasi yang akurat,” tegasnya.
Menurut Yulius, kualitas kebijakan sangat bergantung pada kualitas proses di tingkat administrasi dan pengawasan. Oleh karena itu, prinsip kehati-hatian harus menjadi budaya kerja aparatur sipil negara.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada informasi tidak terverifikasi atau kesalahan yang lolos dalam proses administrasi karena hal itu dapat memengaruhi keputusan pemerintah.
Gubernur mengajak pejabat yang baru dilantik untuk membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan akuntabel. Ia juga mendorong penguatan sinergi antar perangkat daerah serta penegakan integritas dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Pelantikan ratusan pejabat Administrator dan Pengawas ini diharapkan menjadi energi baru bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Tinggalkan Balasan