TOMOHON — Pemerintah Kota Tomohon mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan pariwisata yang maju, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pariwisata Maju, Berdaya Saing, Ekonomi Hebat, Masyarakat Sejahtera” di Hotel Metland Marron Tomohon, Senin (28/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota didampingi Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng.
Caroll mengatakan, pembangunan sektor pariwisata tidak dapat hanya dibebankan kepada Dinas Pariwisata.

Menurutnya, pengembangan pariwisata merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan berbagai pihak.
“Membangun pariwisata Tomohon bukan hanya tugas Dinas Pariwisata. Ini merupakan tugas kita bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendirian,” ujar Caroll.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Tomohon membutuhkan dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, dunia usaha, investor, perbankan, perguruan tinggi, komunitas, media, serta mitra pembangunan lainnya.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat berbagai aspek pendukung pariwisata, mulai dari infrastruktur, investasi, promosi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
“Melalui FGD ini, saya berharap kita dapat membahas secara terbuka dan konkret sembilan aksi percepatan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Sembilan agenda tersebut meliputi percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, stabilitas harga, penguatan produksi dan sektor unggulan, perluasan kesempatan kerja, pengembangan industri, hingga kemudahan berusaha.

Wali Kota berharap forum tersebut mampu menghasilkan gagasan dan langkah strategis yang dapat diimplementasikan secara nyata. Dengan demikian, pengembangan pariwisata tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memperluas aktivitas ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

FGD tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Dr. Iwan Trihapsoro, Sp.D.V.E., Sp.K.P. dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; Justina Puspawati selaku General Manager DMC Indonesia Abercrombie & Kent Indonesia; serta Levie Lantu, Managing Director AIM Investment Australia.

Hadir pula Kepala BPS Kota Tomohon Ika Oktaria Gaib, S.S.T., M.A.P., dan akademisi Valentino Lumowa, S.S., M.A.
Peserta FGD terdiri atas jajaran Pemerintah Kota Tomohon, pimpinan instansi vertikal, perbankan, dunia usaha, serta berbagai pihak yang berkaitan dengan pengembangan kepariwisataan.

Pemerintah Kota Tomohon berharap forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, dan merumuskan kebijakan pembangunan pariwisata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Aldo)