LIPUTAN15.COM, BOLMUT – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara melalui Dinas Perdagangan menggelar kegiatan Pasar murah bersubsidi dalam rangka pengendalian Inflasi daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tahun 2026, bertempat di Balai Desa Jambusarang, Kecamatan Bolangitang Barat, Selasa, 20 Oktober 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Bapak Fadly T. Usup, SE.
Kegiatanpasar murah bersubsidi ini direncanakan dilaksanakan pada 6 (enam) kecamatan di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Pasar murah tahap kedua ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok dan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau.
Fadly Usup menjelaskan bahwa pasar murah adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ketika harga kebutuhan pokok naik, pemerintah harus bergerak cepat membantu warga.
Ia berharap dengan adanya subsidi harga, beban masyarakat bisa berkurang dan daya beli tetap terjaga. Ini juga bagian dari komitmen pemerintah untuk mengendalikan inflasi di Boltara.
Adapun komoditas yang disediakan dalam kegiatan pasar murah bersubsidi meliputi beras lokal, beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, bawang merah, telur, dan tepung terigu.
Rincian jenis dan jumlah komoditas yang disubsidi sebagai berikut:
1. Beras 5 Kg : 6.000 Paket Rp. 60.000,-
2. Beras SPHP : 750 Kg, 150 Kantong Rp. 58.000,-
3. Minyak Goreng Uk. 2 Liter : 5.400 Paket Rp. 30.000,-
4. Gula Pasir 2 Kg : 5.400 Paket Rp. 24.000,-
5. Cabe Rawit ¼ Kg : 2.750 Paket Rp. 25.000,-
6. Bawang Merah ½ Kg : 2.750 Paket Rp. 15.000,-
7. Telur per 10 butir : 1.145 Paket Rp. 15.000,-
8. Terigu : 1.500 Paket Rp. 10.000,-
“Semua komoditas tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya
Nvg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan