MANADO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menghadirkan terobosan digital untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat melalui peluncuran Sistem Informasi Aspirasi Publik (SIAP) Sulut.

Platform ini memungkinkan warga menyampaikan aspirasi, saran, dan pengaduan secara lebih mudah, terstruktur, dan dapat dipantau tindak lanjutnya.
Dengan slogan “Suara Anda, Membangun Sulawesi Utara,” SIAP Sulut dirancang bukan sekadar kanal pengaduan, melainkan sistem pengelolaan aspirasi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Setiap masukan masyarakat akan melewati tahapan penerimaan, registrasi, verifikasi, klasifikasi, disposisi, pembahasan, tindak lanjut, monitoring, hingga pelaporan.

Inovasi tersebut dipresentasikan Sekretaris DPRD Sulut Welliam Niklas Silangen, S.Sos., M.S. di hadapan Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay. Peluncuran ini juga dihadiri anggota DPRD Sulut serta Sekretaris Provinsi Sulut Tahlis Gallang bersama jajaran terkait.

Aspirasi Tidak Berhenti di Pengaduan

Kehadiran SIAP Sulut diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan aspirasi yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Melalui satu platform, warga dapat menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan pembangunan, sementara DPRD dapat mengelola masukan tersebut secara sistematis.

“Dengan semangat ‘Aspirasi Masuk, DPRD Menindaklanjuti,’ SIAP Sulut diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang lebih efektif antara masyarakat dan wakil rakyat,” ungkap Silangen.

Lebih dari itu, data aspirasi yang terdokumentasi dalam sistem dapat menjadi rujukan penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi representasi, pengawasan, dan penganggaran. Data tersebut akan membantu proses pembahasan serta pengambilan kebijakan daerah agar lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

Dukungan Pimpinan DPRD

Pengembangan SIAP Sulut mendapat apresiasi dari pimpinan DPRD Sulut. Ketua DPRD dr. Fransiscus Andi Silangen bersama Wakil Ketua dr. Michaela Elsiana Paruntu, Royke Anter, dan Stela Runtuwene menilai platform tersebut sebagai langkah positif dalam memperkuat fungsi representasi dan pelayanan aspirasi masyarakat.

Platform ini juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antara DPRD, Pemerintah Provinsi Sulut, dan perangkat daerah dalam merespons persoalan serta kebutuhan pembangunan yang disampaikan warga.

Peluncuran SIAP Sulut merupakan bagian dari implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 yang dikembangkan oleh Sekretaris DPRD Sulut.

Menuju Tata Kelola Digital

Kehadiran aplikasi ini sejalan dengan upaya mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ke depan, DPRD Sulut berencana menyempurnakan SIAP Sulut melalui pengembangan fitur layanan, penguatan regulasi dan standar operasional prosedur, peningkatan kompetensi aparatur, serta integrasi data secara bertahap.

Dengan sistem ini, setiap aspirasi masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai laporan, tetapi dapat dipantau proses pengelolaan dan tindak lanjutnya secara terukur serta bertanggung jawab.(ite)