MINAHASA UTARA- Hari Persatuan Remaja GMIM ke 36 tahun menjadi momentum spesial bagi Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Daerah yang dipimpin seorang Bupati dengan latar belakang sebagai Pelayan Khusus (Pelsus), yaitu Pnt. Joune Ganda yang juga merupakan Ketua Komisi Pelayanan Remaja Wilayah (KPRW) Minawerot ini, telah memantapkan persiapan dan siap menyambut kedatangan para pembina dan remaja.

Diketahui, beberapa hari sebelumnya, Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) bertemu langsung dengan Bupati Minut dalam rangka koordinasi pelaksanaan kegiatan ini.

Mereka adalah, Sekretaris Pnt Melky Patiwael, Wakil Sekretaris Kak Aldrien Lombogia, dan anggota KPRS, Meilan Mongilala, Risky Tombeng dan Edward Saragih.

Pertemuan yang penuh sukacita itu, melky menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Minahasa Utara lebih khusus Kak Pnt. Joune Ganda yang dengan sukacita menerima pelaksanaan HPR dan HUT KPRS ke 36 di Minahasa Utara.

Menurut Melky, pelaksanaan kegitaan HUT Hapsa Remaja ini sebelumnya sudah terjadwal di daerah lain namun dibatalkan.

“Padahal kegiatan ini hampir tidak dilaksanakan karena ada yang tuan rumah sudah di tunjuk melalui mekanisme konsultasi tapi karena sesuatu dan lain hal, sehingga ada pembatalan tuan rumah disaat waktu yang semakin dekat. Akhirnya kami bersyukur boleh di terima di wilayah Kalawat raya dan airmadidi. Semua ini karena suport Bupati yang notabene adalah figur pelayan sebagai penatua remaja,” ujar Melky.

Lanjut Melky, KPRS sangat salut dengan jiwa kepelayanan seorang Penatua Joune Ganda.
“ kak Joune selalu terbuka dan tidak pernah menolak kalau ada pelayanan remaja dan lainnya di Minahasa Utara , kami sangat salut dan berterima kasih atas komitmen dan suport Ka bupati untuk memajukan pelayanan remaja gereja,” tuturnya.

Sementara itu bupati Minahasa Utara Kak Penatua Joune menyampaikan sangat bersyukur apabila Minahasa Utara di percayakan oleh KPRS untuk menjadi tuan dan nyonya rumah bagi adik adik remaja dan Kakak kakak pembina remaja.

Dikatakannya, semua hal yang positif apalagi untuk pengembangan karakter, iman dan penyaluran talenta bagi generasi muda tetap disuport karena ini juga bagian dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kami memyambut seluruh peserta se sinode GMIM untuk datang berlomba di Minahasa Utara. Semoga perlombaan ini akan menjadi sarana pertumbuhan iman generasi muda dan sarana bagi pengembangan karakter ke depan” kata Bupati yang akrab disapa K JG.

Kegiatan ini memperlombakan 18 kegiatan dan bertempat di 14 Gereja GMIM di Kalawat dan Airmadidi. (Jane Lape)