MANADO,Liputan15.com– Komitmen Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi terus diwujudkan melalui pengembangan kompetensi dosen di tingkat internasional. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan mengikutsertakan Prof. Dr. Hedy Rumambi, S.E., Ak., M.M. dalam pelatihan internasional bertajuk “Akuntansi dan Keuangan Digital Cerdas” di Zhejiang Business Technology Institute (ZBTI), Ningbo, Tiongkok.
Kegiatan yang berlangsung pada 22–29 Juni 2026 itu diikuti oleh 17 dosen vokasi dari 12 perguruan tinggi di Indonesia. Program tersebut merupakan bagian dari kerja sama China–Indonesia TVET Industry-Education Alliance, yang menjadi wadah kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri kedua negara dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta memperoleh pembekalan mengenai perkembangan terbaru di bidang akuntansi dan keuangan digital. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan teknologi Robotic Process Automation (RPA) dalam pengelolaan keuangan, penerapan sistem perpajakan digital, hingga analisis dan visualisasi big data untuk mendukung pengambilan keputusan.
Selain mengikuti sesi akademik, peserta juga melakukan praktik langsung di dunia industri dan mempelajari berbagai inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), termasuk simulasi penyiaran lintas negara serta pemanfaatan teknologi virtual reality di Taman Industri Metaverse Ningbo.
Program ini tidak hanya memperkaya wawasan teknologi, tetapi juga memberikan pengalaman budaya melalui kunjungan ke Museum Anyaman Rumput Huanggulin. Di lokasi tersebut, peserta mempelajari proses pengembangan industri kerajinan tradisional sekaligus mencoba membuat anyaman bersama para pengrajin lokal.
Partisipasi Polimdo dalam program internasional ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring kerja sama luar negeri sekaligus memperkuat kapasitas dosen dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga mampu menghasilkan lulusan yang lebih kompeten, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global.


Tinggalkan Balasan