Minggus menjelaskan, Bandara Samrat memiliki terminal baru dengan kapasitas 6 juta penumpang. Selain itu, operasional hour sudah 24 jam. Memiliki 22 parking stand.
“Tapi setiap jam baru dilayani 3 sampai 5 flight. Tentunya masih punya kesempatan yang cukup banyak, makanya kami akan berusaha menunjang sektor pariwisata dengan memulai komunikasi untuk memperluas jangkauan flight, baik dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulut Olly Dondokambey meminta warga Sulut harus siap. Karena nantinya banyak turis dari Korea akan datang ke Sulut.
Halaman


Tinggalkan Balasan