BOGOR — Pemerintah Kota Tomohon terus melakukan berbagai terobosan untuk memperkuat sektor pariwisata. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui pertemuan dengan Dewan Teh Indonesia yang berlangsung di Rumah Teh Indonesia Sila, Bogor, pada Selasa, 9 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Dewan Teh Indonesia, Iriana Ekasari, menyampaikan kegembiraannya atas peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tomohon dalam mewujudkan konsep Wellness Tourism yang berbasis potensi lokal.

Menurut Iriana, Dewan Teh Indonesia siap memberikan pendampingan dan pembinaan dalam pengembangan produk teh artisan yang memanfaatkan bunga-bunga khas Tomohon maupun berbagai tumbuhan endemik yang tumbuh di daerah tersebut.

“Tomohon memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Bunga dan tanaman endemik yang dimiliki berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi produk teh artisan yang unik dan bernilai ekonomi tinggi. Kami sangat antusias untuk berkolaborasi dalam mewujudkan konsep Wellness Tourism di Kota Tomohon,” ungkap Iriana.

Ia menilai konsep tersebut memiliki daya tarik yang kuat dan berpotensi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Bahkan, jika berhasil direalisasikan, konsep Wellness Tourism berbasis teh artisan dari bunga dan tanaman khas daerah diyakini akan menjadi yang pertama di Indonesia.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon menyambut baik inisiatif dan dukungan dari Dewan Teh Indonesia. Menurutnya, pengembangan produk teh artisan berbasis kekayaan hayati lokal akan menjadi identitas baru yang memperkuat citra Kota Tomohon sebagai destinasi wisata yang unik dan berkelanjutan.

“Ini akan menjadi sesuatu yang ikonik bagi Kota Tomohon karena tetap mengangkat potensi dan kearifan lokal yang kita miliki. Selain memperkaya destinasi wisata, konsep ini juga dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Wali Kota.

Dalam kesempatan yang sama, pihak PT. Metropolitan Land (Metland) yang memfasilitasi pertemuan tersebut menyampaikan komitmennya untuk terus membantu Pemerintah Kota Tomohon dalam mengembangkan sektor pariwisata melalui berbagai ide dan konsep inovatif yang melibatkan serta memberdayakan masyarakat lokal.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem Wellness Tourism di Kota Tomohon, yang tidak hanya menawarkan keindahan alam dan bunga-bunga khas daerah, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata kesehatan dan relaksasi berbasis produk lokal yang berdaya saing.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wali Kota Tomohon, Ketua TP-PKK Kota Tomohon, Ketua Panitia TIFF 2026 Levita Supit, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon, Ir. Purwantono dari PT. Metland, serta Dr. Moh. Iqbal Prasetyo, peneliti dan ahli sejarah serta peradaban.