MINUT-Desa Talawaan, Jumat (10/7/2026) — Pemerintah Desa Talawaan resmi mendeklarasikan penguatan program “Desa Siaga TBC” pada Jumat, 10 Juli 2026. Pencanangan yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, Drs. Alan Mingkid, dihadiri Camat Talawaan Ruben Lengkong, Kepala Puskesmas Talawaan dr. Ferny Sundah, Hukum Tua Reky Sumampow, dan seluruh lapisan masyarakat desa.
Hukum Tua Reky Sumampow menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara atas sinergi berkelanjutan dalam penanggulangan tuberkulosis.
“Sebagai pemerintah desa, kami memberi dukungan penuh terhadap program kesehatan yang baru dideklarasikan. Upaya menciptakan lingkungan dan masyarakat yang sehat harus diapresiasi. Atas nama masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten,” ujar Reky.
Reky menekankan bahwa masyarakat sehat sejatinya merupakan masyarakat sejahtera, sehingga peran aktif warga menjadi kunci sukses program. “Keterlibatan masyarakat adalah faktor utama keberhasilan apa yang dideklarasikan hari ini. Mari bersama bersinergi dengan pemerintah untuk menghadirkan hidup yang sehat,” ajaknya.
Kepala Dinas Kesehatan, Drs. Alan Mingkid, menyatakan pencanangan ini bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah kabupaten untuk menanggulangi TBC di tingkat desa. Sementara itu, Kepala Puskesmas Talawaan dr. Ferny Sundah mengingatkan pentingnya kerja sama masyarakat dalam program ini. “Kerja sama dari masyarakat adalah penentu keberhasilan. Mari bergotong royong agar munculnya penyakit menular ini dapat diminimalisir,” ucapnya.
dr. Ferny juga menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan melalui puskesmas setempat telah melakukan sosialisasi untuk menghilangkan stigma terhadap penderita TBC. Ia menambahkan bahwa TBC adalah penyakit menular yang dapat disembuhkan.
Pemerintah kabupaten sudah menyiapkan alat deteksi TBC yang tersedia di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain Puskes Tatelu. Masyarakat yang mendapati gejala seperti batuk berkepanjangan, darah pada dahak, atau sering berkeringat pada malam hari dianjurkan segera memeriksakan diri. “Pemeriksaan dengan alat deteksi tersedia dan tidak dikenakan biaya,” jelas dr. Ferny.
Pencanangan Desa Siaga TBC di Talawaan dirangkaikan dengan pembukaan semarak HUT Desa Talawaan ke-366 yang jatuh pada 19 Agustus mendatang. Desa Talawaan menjadi desa kedua di Kecamatan Talawaan yang dideklarasikan penguatan Siaga TBC, setelah sebelumnya Desa Tumbohon melaksanakan pencanangan serupa.
Dengan deklarasi ini, pihak desa dan puskesmas berharap peningkatan deteksi dini, pengurangan stigma, dan partisipasi aktif warga akan memperkuat upaya pengendalian TBC di tingkat lokal.(**)


Tinggalkan Balasan