Tomohon — Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk, S.H., membuka secara resmi Lomba Cipta Menu Kota Tomohon Tahun 2026 yang digelar di Anugerah Hall, Rabu (2/9/2026). Kegiatan diikuti perwakilan dari 44 kelurahan dengan tujuan mendorong inovasi kuliner lokal dan memperkaya daya tarik pariwisata Kota Tomohon.
Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menekankan pentingnya lomba sebagai ruang kreativitas bagi warga, khususnya ibu‑ibu PKK dan pelaku UMKM yang memiliki kemampuan memasak. “Lomba Cipta Menu ini penting. Kita ingin muncul menu‑menu baru di Tomohon yang bisa menjadi daya tarik wisatawan,” kata Wali Kota.
Ia menambahkan bahwa keberagaman hidangan akan memperkuat posisi Tomohon sebagai kota pariwisata karena wisata kuliner menjadi salah satu alasan kunjungan masyarakat dari luar daerah.
Wali Kota berharap tim juri mampu memilih menu yang berkualitas, kreatif, dan memiliki potensi dikembangkan menjadi produk unggulan kelurahan. Ia juga mengapresiasi Dinas Pangan Daerah dan Tim Penggerak PKK Kota Tomohon yang menjadi penyelenggara kegiatan.
“Kami mengapresiasi Dinas Pangan dan PKK yang menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga bermanfaat bagi setiap kelurahan dan menguatkan UMKM lokal,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan serta penguatan ekonomi lokal. Penyelenggara menetapkan sejumlah kriteria penilaian untuk menilai kreativitas, cita rasa, nilai gizi, pemanfaatan bahan lokal, presentasi, dan keterjangkauan untuk pengembangan usaha UMKM di kelurahan.
Hadir pada acara antara lain Ketua TP‑PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk‑Karundeng yang juga menjadi juri; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Tomohon Dra. Lily Solang, M.M.; Kepala Dinas Pangan Daerah Drs. Novy Karude, M.Si.; serta juri tamu Watty Pakaya, S.P. dan Bambang Kustiawan. Seluruh peserta dari 44 kelurahan mengikuti lomba dengan antusiasme tinggi.
Penyelenggara berharap Lomba Cipta Menu 2026 akan melahirkan inovasi kuliner yang layak dipromosikan secara luas, membantu pemberdayaan masyarakat, meningkatkan pemasukan UMKM, dan memberi pengalaman wisata kuliner baru bagi pengunjung Tomohon.
Kegiatan ini dirancang berkelanjutan sehingga setiap kelurahan dapat mengembangkan dan memasarkan menu unggulannya sebagai bagian dari brand pariwisata daerah.(Aldo)

Tinggalkan Balasan